Powered by Administrator

Translate

Senin, 02 Desember 2019

Marilah Datang kepada Buddha!

di Vihara Dharma Satya Rawamangun



「我是如來、應供、正遍知、明行足、善逝、世間解、無上士、調御丈夫、天人師、佛、世尊。
“Akulah sang Tathāgata, Arhat, Samyaksaṃbuddha, ….

未度者令度,未解者令解,未安者令安,未涅槃者令得涅槃。
Yang belum terseberangkan akan Kuseberangkan; yang belum terbebaskan akan Kubebaskan; yang belum terlegakan akan Kulegakan; yang belum mencapai Nirvāṇa akan Kucapaikan.

今世、後世,如實知之。我是一切知者、一切見者、知道者、開道者、說道者。
Dunia sekarang dan dunia akan datang Kuketahui sesuai kenyataan yang sebenarnya. Akulah yang Maha Tahu, yang Maha Melihat; Pengenal Jalan, Pembuka Jalan, Pembabar Jalan.

汝等天、人、阿修羅眾,皆應到此,為聽法故!」
Datanglah kamu sekalian, wahai dewa dan manusia dan asura, kemari demi mendengarkan Dharma!”

—— Saddharmapuṇḍarīka Sūtra bab III, “Tanaman Obat”
《妙法蓮華經·藥草喻品》
(T. vol. 9, № 262 hlm. 19b)

Minggu, 01 Desember 2019

Petikan dari Kitab Pepatah Dharma (Dharmapada)

Parable of the Burning House
  1. 熱無過婬  毒無過怒
    苦無過身  樂無過滅

    Tiada api yang melebihi nafsu.
    Tiada racun yang melebihi kebencian.
    Tiada penderitaan yang melebihi [gagasan tentang] diri.
    Tiada kebahagiaan yang melebihi Pemadaman.

  2. 無樂小樂  小辯小慧
    觀求大者  乃獲大安

    Janganlah bersenang dengan kesenangan yang kecil,
    dengan bakat yang kecil dan kebijaksanaan yang kecil.
    Amatilah! Para pencari kebesaranlah
    yang akan memperoleh kebahagiaan besar.

  3. 我為世尊  長解無憂
    正度三有  獨降眾魔

    Aku adalah Yang Dimuliakan Dunia,
    senantiasa terbebas, tanpa kesedihan.
    Dengan tepat Kuseberangkan ketiga keberadaan;
    sendirian telah Kutaklukkan segala māra.

—— Kitab Pepatah Dharma bab XXIII, “Kebahagiaan”
《法句經·安寧品第二十三》
(T. vol. 4, № 210 hlm. 567b–c)


Mengenaï sejarah Kitab Pepatah Dharma lihat di sini.

Senin, 25 November 2019

PERUMPAMAAN RUMAH YANG TERBAKAR


「今當復以譬喻更明此義,諸有智者以譬喻得解。」
“Kini akan Kuterangkan lagi makna hal ini dengan perumpamaan, sebab mereka yang bijak dapat mengerti dengan diberi perumpamaan (upamayā iha ekatyā vijñapuruṣā bhāṣitasyārtham ājānanti).”

—— Saddharmapuṇḍarīka Sūtra bab III, “Perumpamaan”
《妙法蓮華經·譬喻品》
(T. vol. 9, № 262 hlm. 12b)



告舍利弗  我亦如是
眾聖中尊  世間之父
一切眾生  皆是吾子
深著世樂  無有慧心

“Kuberitahu engkau, Śāriputra:
Demikian pula Aku,
yang termulia di antara para suci,
adalah bapa dunia ini.
Semua makhluk yang
merupakan anak-anak-Ku,
melekat secara mendalam pada kesenangan duniawi
dan tidak berkebijaksanaan.

    —— Saddharmapuṇḍarīka Sūtra
      bab III, “Perumpamaan”
      《妙法蓮華經 ● 譬喻品》
      (T. vol. 9, № 262 hlm. 14c) Alkisah ada seorang bapa yang mempunyaï banyak anak. Ia tinggal bersama mereka di sebuah rumah tua besar yang sudah lapuk di sana-sini. Suatu hari ia hendak bepergian ke suatu tempat, dan ditinggalkannya anak-anaknya. Sepeninggal bapanya, anak-anak itu bergembira-ria sepanjang hari dan, entah bersumber dari mana, tiba-tiba terjadi kebakaran di rumah lapuk tersebut. Ketika sang bapa pulang, alangkah terkejutnya ia melihat rumah mereka terbakar hebat di keempat sisinya. Ia bertambah khawatir melihat semua anaknya terjebak di dalam, sementara pintu keluar-masuk rumah mereka hanya satu. Dipanggilnya anak-anaknya supaya keluar. Namun, mereka tidak menghiraukannya karena begitu terlena dengan permainannya. Maka dipikirkannya suatu akal: ia akan merayu mereka dengan berbagai mainan yang akan mereka sukaï — kereta-keretaan yang ditarik kambing, rusa, dan lembu. Kembali dipanggilnya mereka: “Anak-anak, keluarlah! Bapa datang, baru membeli mainan untuk kalian. Ada kereta kambing, kereta rusa, dan kereta lembu.” Anak-anak itu segera berlomba-lomba menyambut bapanya. “Bapa, mana? Bapa, mana kereta-keretaan yang Bapa janjikan?” Maka ia menghadiahi mereka bukan dengan kereta-keretaan, melainkan dengan kereta sungguhan — kereta besar yang ditarik sapi putih, berlapis emas, berhiaskan rumbai-rumbai permata, tempat duduknya berkarpet wol dan bantalnya berlapis sutra, disertaï pula dengan kusir dan pengiring-pengiring. PENJELASAN:

①
Bapa ⇨ Buddha

②
Anak-anak ⇨ Semua makhluk

③
Rumah yang terbakar ⇨ Dunia tempat kita berada sekarang

④
● Kereta-keretaan kambing (ajarathaka) ⇨ Kendaraan Śrāvaka (śrāvakayāna)
● Kereta-keretaan rusa (mṛgarathaka) ⇨ Kendaraan Pratyeka (pratyekayāna)
● Kereta-keretaan lembu (gorathaka) ⇨ Kendaraan Bodhisattva (bodhisattvayāna)

⑤
Kereta besar yang ditarik sapi putih ⇨ Kendaraan Tunggal (ekayāna) menuju Kebuddhaan
(Klik gambar untuk memperbesar)