Powered by Administrator

Translate

KITAB LIMA RATUS PERTANYAAN
《五百問》



又《五百問》一書,與五百餘卷律藏全反。用《五百問》,必廢五百卷;遵五百卷,《五百問》不得不闕。
Isi Lima Ratus Pertanyaan, satu kitab ini, sepenuhnya berlawanan dengan lima ratus jilid lebih Vinaya Piṭaka. Apabila Lima Ratus Pertanyaan digunakan, tentu lima ratus jilid harus dikorbankan; apabila lima ratus jilid hendak kita turuti, maka Lima Ratus Pertanyaan tidak dapat tidak dibuang.

—— Risalah Visioner Guru Besar Ou-i dari Ling-fêng 《靈峰蕅益大師宗論》 jilid 5,
termuat dalam kelanjutan Kanon Chia-hsing/Jiaxing
(J vol. 36, № B348 hlm. 334b)


Demikian kutipan surat Ou-i Chih-hsü 蕅益智旭 (1599–1655), seorang bhikṣu besar dari akhir zaman Ming yang dianggap sebagai patriark dalam sekolah Ch’an maupun Tanah Suci, menjawab Guru Vinaya Mao-lin 茂林律主. Ou-i menolak otentisitas teks yang, dalam bentuknya sekarang, dikenal dengan judul Pertanyaan Maudgalyāyana mengenaï Lima Ratus Perkara Ringan dan Berat seputar Śīla-Vinaya 《目連問戒律中五百輕重事》 (T. № 1483). Teks problematis ini pertama kali dicantumkan sebagai kanonis di katalog K’ai-yüan Shih-chiao lu 《開元釋教錄》 (‘Rekaman Ajaran Śākya dari Era K’ai-yüan’, T. № 2154) yang terbit tahun 760. Katalog-katalog sebelumnya tidak pernah menyebutkannya meskipun teks ini menyatakan diri sebagai “telah tercantum pada rekaman Dinasti Tsin Timur, namun nama penerjemahnya hilang” (失譯人名,今附東晉錄).

Pada Kanon Taishō Lima Ratus Pertanyaan sampai kepada kita dalam dua redaksi (versi CBETA melabelinya a dan b). Redaksi a merupakan cetak-ulang teks dari Tripiṭaka Korea; sedangkan redaksi b, yang lebih umum dijumpaï, berdasarkan Tripiṭaka Sung, Yüan, Ming, dan teks Perpustakaan Imperial Jepang. Judul teks ini sendiri bermasalah: kadangkala dicetak dengan diakhiri kata sūtra 經 (seperti pada redaksi b), kadangkala tidak (redaksi a). Berkenaan dengan angka 500 pada judul, di akhir redaksi a terdapat kolofon menarik yang diberikan editor Tripiṭaka Korea:


按文:
Cᴀᴛᴀᴛᴀɴ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴛᴇᴋs:

【國】本有三百六十七問,【丹】本同此。則【宋】本只有二百二十問者,脫之甚矣!
Edisi Negeri (Korea lama) memuat 367 pertanyaan, sama seperti edisi Khitan (Liao). Hanya edisi “Sung” (identifikasi lebih tepatnya: edisi Chin) yang memuat 220 pertanyaan, kekurangannya sangat jauh!

今取二本補之,然亦不滿五百。今疑譯本不足;或恐題舉大數,標為三百,而傳寫者錯三為五焉。
Kini kedua edisi kami ambil untuk saling melengkapi, namun juga tidak mencapai 500. Maka timbul keraguan apakah teks terjemahan [yang lestari sekarang] tidak lengkap; atau — dikhawatirkan — terjadi pembulatan ke atas angka yang besar: sebetulnya 300, namun penyalin salah menuliskan 3 sebagai 5.

Dugaan editor Tripiṭaka Korea mengenaï ketidaklengkapan kemungkinan besar memang terjadi. Teks ini mulaï dikutip dalam tulisan-tulisan vinaya di zaman T’ang. (Hal ini membuktikan bahwa ia — paling tidak dalam bentuk terawalnya — sudah muncul di abad VII dengan judul Lima Ratus Pertanyaan.) Isi kutipan-kutipan tersebut kadang-kadang tidak dapat ditemukan dalam versi modern yang kini beredar. Bagian-bagian Lima Ratus Pertanyaan tampaknya tercecer ketika perbanyakan masih mengandalkan tulisan tangan, dan hilang saat berbagai edisi cetak Tripiṭaka Tionghoa terbit di abad X.

Analisa lebih jauh menunjukkan bahwa bab pertama Lima Ratus Pertanyaan, “Tentang Lima Kategori” 〈五篇事品〉, tidak lain merupakan duplikasi seutuhnya Sūtra tentang Ringan dan Beratnya Akibat Pelanggaran Śīla 《佛說犯戒罪報輕重經》 (T. № 1467) minus paragraf penutup (“setelah Maudgalyāyana mendengar sabda Buddha, ia merasa amat bergembira …”). Kekurangan paragraf penutup ini menimbulkan kesan seolah-olah tanya-jawab dalam 17 bab (edisi Chin: 12 bab) sisanya adalah dialog lanjutan antara Maudgalyāyana dengan Buddha.

Bahwa Lima Ratus Pertanyaan merupakan sebuah teks komposit memang tidak disangsikan lagi. Prakata Vinayācārya Tao-hsüan (T. vol. 40, № 1804 hlm. 3b) menyebutkan salah satu teks yang ia gunakan dalam menyusun Szŭ-fên-lü shan-fan pu-ch’üeh hsing-shih ch’ao 《四分律刪繁補闕行事鈔》 (‘Rangkuman mengenaï Tingkah Laku Monastik yang Disempurnakan berdasarkan Dharmaguptaka Vinaya’) ialah:

《五百問法出要律儀》 Disiplin Esensial (bagi Monastik) yang Diterbitkan dari 500 Pertanyaan
(梁武帝準律集)
(Koleksi vinaya, dibakukan [pada masa pemerintahan] Kaisar Liang Wu-ti)

Jadi, teks yang digunakan Tao-hsüan sudah merupakan hasil pembakuan (dengan penambahan Sūtra tentang Ringan dan Beratnya Akibat Pelanggaran Śīla sebagai prolog?), yang berakar dari suatu “proto” 500 Pertanyaan. Kalau begitu, siapakah pengarang teks Proto-500 sesungguhnya? Tao-hsüan memberi keterangan dalam karyanya yang lain, Ilustrasi Pendirian Sīmāmaṇḍala di Kuan-chung 《關中創立戒壇圖經》(T. vol. 45, № 1892 hlm. 807c):

又翻《十誦律》主卑摩羅叉,答五百問,於慧觀法師亦云:「壇上師僧為他授戒……。」
Juga kepala penerjemah Sarvāstivāda Vinaya (T. № 1435), Vimalākṣa, dalam menjawab 500 pertanyaan, pernah berkata kepada Guru Dharma Hui-kuan: “Saṅgha guru-guru yang memberi Śīla kepada orang lain di dalam maṇḍala ….”

Tentang Vimalākṣa, biografi selengkapnya dapat kita lihat di jilid 2 Kao-sêng chuan 《高僧傳》 (‘Hikayat Para Bhikṣu Terkemuka’, T. № 2059). Vimalākṣa, seorang guru vinaya dari Kashmir, adalah upādhyāya Penerjemah Kumārajīva. Di Ch’ang-an 長安 Kumārajīva menerjemahkan Vinaya Piṭaka mazhab Sarvāstivāda berdasarkan 10 pembacaan (bhāṇavāra atau adhyāya) yang dihafal luar kepala oleh Puṇyātara. Sayangnya Puṇyatāra wafat saat penerjemahan baru selesai kira-kira dua per tiganya. Penerjemahan dapat dilanjutkan kembali berkat kedatangan seorang bhikṣu, Dharmaruci, yang membawa manuskrip Sarvāstivāda Vinaya. Vimalākṣa kemudian juga datang ke Ch’ang-an untuk membantu.

Ketika terjemahan bahasa Cina mencapai jilid 58, Kumārajīva meninggal. Vimalākṣa mengambil-alih tugasnya sebagai kepala penerjemah, serta menyelesaikan 2 jilid terakhir. Di Shou-ch’un 壽春 ia merevisi keseluruhan terjemahan hingga menghasilkan versi 61 jilid seperti yang dikenal sekarang (T. № 1435). Vimalākṣa belakangan pindah ke selatan dan mempopulerkan Sarvāstivāda Vinaya. Di Chiang-ling 江陵 ia memberi ceramah terakhirnya yang terkenal mengenaï “aturan larangan ringan dan berat” 內禁輕重, yang direkam oleh Bhikṣu Hui-kuan dari Tao-ch’ang 道場慧觀 dalam notula sepanjang 2 jilid (bandingkan redaksi b pada Taishō yang masih mempertahankan pembagian 2 jilid walau jumlah pertanyaannya tidak lagi mencapai 500).

Dari sini jelaslah bahwa Proto-500 sesungguhnya cuma rekaman tanya-jawab selama ceramah vinaya Vimalākṣa (dan bukan ajaran Buddha kepada Maudgalyāyana), sehingga isinya juga lebih mewakili pendapat pribadinya. Sebagai Sarvāstivādin konservatif, Vimalākṣa kerap berpandangan terlalu jauh. Dalam beberapa poin ia menerapkan hiper-regulasi — sesuatu yang dikecam oleh Patriark Ou-i sebagaimana dikutip di muka — mengatur hal-hal yang, mungkin, tidak pernah diatur dalam Vinaya Piṭaka mana pun. Misalnya:
  • Meskipun hari sudah siang, seorang bhikṣu dilarang memadamkan pelita “abadi” (di altar) yang melambangkan kontinuitas cahaya Buddha; barangsiapa yang memadamkannya, maka ia telah melanggar pācittika/prāyaścittika.
  • Seorang bhikṣu tidak boleh menjual pratimā Buddha sebab itu sama seperti menjual orangtua sendiri.
  • Buku-buku prātimokṣa yang telah rusak dan berceceran tidak boleh dibakar; jika karena ketidakmengertian seorang bhikṣu membakarnya, maka ia melanggar niḥsargika-pācittika; jika ia sudah tahu bahwa membakarnya adalah berdosa, namun sengaja melakukannya, maka ia terkena saṅghāvaśeṣa karena hal itu sama seperti upaya memecah-belah saṅgha atau membakar orangtua sendiri.

Walau demikian, penting juga bagi kita untuk mengkaji Lima Ratus Pertanyaan guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang Śīla. Di bawah ini hanya bab-bab yang relevan bagi umat awam saja yang kami sajikan terjemahannya. Kitab-kitab komentar dalam volume 44 Manji Zokuzōkyō, khususnya № 750 (oleh Hsing-ch’i 性祇) dan № 751 (oleh Yung-hai 永海), amat membantu kami sewaktu menafsirkan kalimat-kalimat yang sulit dimengerti. Para pembaca kami anjurkan untuk mengeceknya supaya lebih jelas.


Bab XIV, “Tentang Tiga Perlindungan” 三自歸事品第十四
Bab XV, “Tentang Lima Śīla” 五戒事品第十五
Bab XVI, “Tentang Sepuluh Śīla” 十戒事品第十六
Bab XVII, “Pertanyaan seputar Śramaṇera” 問沙彌品第十七


Tidak ada komentar:

Posting Komentar